waaah, kalo udah ngomong pare ngga ada habisnya "pare kota sejuta kenangan", semuanya manis..hahaha.
Di pare aku banyak menyayangi manusia, aku sayang guruku, aku sayang teman-teman baruku, aku juga sayang pedagang-pedagang yang ikut menghidupkan pare. Sungguh harmonis, semua berjalan menjalankan aktifitas masing-masing, berpapasan namun tak bertabrakan.Aku sangat bersyukur diberi kesempatan belajar disana walau hanya dua setengah bulan.^^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar